Rabu, 15 Januari 2025

Menjadi Anak Remaja Yang Bertahan Di Tengah Pencobaan - Rosalia Milda




Yakobus 1:2-3

“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”                                                                                 

 

      Dalam perjalanan hidup manusia, pasti akan selalu bertemu atau menghadapi pencobaan, terkhususnya bagi anak-anak remaja. Masa remaja adalah proses dari anak-anak menuju dewasa. Saat menjalani proses ini, anak remaja sedang mengalami masa pubertas dengan emosional yang belum terkontrol sepenuhnya. Akibatnya, banyak sekali anak remaja yang jatuh kedalam dosa, terutama anak remaja yang merespon pencobaan dengan tidak benar dan menganggap bahwa Tuhan tak pernah menolong disaat  menghadapi pencobaan. Oleh sebab itu, sebagai anak remaja Kristen perlu untuk mengetahui apa yang menjadi tuntunan dan bagaimana cara untuk merespon pencobaan yang datang dalam kehidupan ini.

     Kita sebagai anak remaja Kristen harus tahu dan menyadari kasih Tuhan pada kita. Begitu besar kasih Tuhan dalam kehidupan kita sehingga Ia memberikan tuntunan hidup yaitu Firman  Tuhan atau Alkitab, agar kita tetap berjalan di jalan-Nya. Dalam Surat Yakobus, pencobaan yang dimaksud adalah alat tes atau alat uji untuk menghasilkan sesuatu. Dan janganlah berpikir bahwa pencobaan datang pada mereka yang menyimpang dari jalan-Nya, karena pencobaan ini dapat datang kepada siapa saja, sekalipun Ia adalah orang yang sangat dekat dengan Allah (Yohanes 1:3). 

    Dalam Surat Yakobus ini, Tuhan mengajarkan kepada setiap orang percaya untuk berbahagia saat mendapatkan pencobaan (Yakobus 1:2). Arti "bahagia" di ayat ini dapat diartikan sebagai sukacita maupun bersyukur. Alasan kita untuk berbahagia, yaitu pencobaan yang datang merupakan alat uji untuk kita dapat naik pada tingkat yang lebih tinggi dan untuk melihat kadar iman yang kita miliki. Kemudian, Tuhan mengatakan bahwa pencobaan yang kita alami hanyalah pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan kita dan pertolongan Tuhan selalu ada di dalam hidup kita ( 1 Korintus 10:13). 

Pencobaan adalah alat uji untuk kita bisa naik level, jadi hadapilah dengan hati yang bahagia dan tetap berpegang pada kebenaran firman Tuhan.

    Dalam surat Yakobus juga dikatakan, bahwa pencobaan-pencobaan yang dialami akan menghasilkan ketekunan bagi setiap anak remaja Kristen yang mengikuti Firman-Nya atau perkataan-Nya. Ketekunan yang dimaksud adalah ketabahan atau keteguhan. Sebagai anak remaja Kristen kita perlu tahu, bahwa pencobaan merupakan kesempatan bagi setiap kita untuk naik ketingkat yang lebih tinggi lagi. Sehingga, komitmen yang dapat kita ambil ialah disaat pencobaan datang respon dengan bahagia, sukacita, dan bersyukur karena itu merupakan alat uji sebagai kesempatan untuk kita dapat naik ketingkat yang lebih tinggi dan setiap kita akan mendapatkan ketekunan. 

     Ketika kita sudah mengetahui dan mengerti apa yang menjadi tuntunan hidup kita, apa itu pencobaan, dan bagaimana cara meresponnya dengan benar. Maka, terapkanlah hal tersebut dalam kehidupan kita sehingga kita dapat menjadi berkata bagi banyak orang di sekitar kita maupun yang jauh dari kita. 

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



1 komentar:

REMAJA YANG MENJAGA KELAKUANNYA - Agitha Barbara Lim Saragih

  MAZMUR 119:9 "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuan bersih dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu”      Ada banya...